SUMBERHalo semuanya ....
kembali lagi di blog ini, semoga sehat selalu dimanapun anda berada...
sebelum memulai membahas materi ini, saya pribadi mengucapkan selamat merayakan idul fitri 1441 H mohon maaf lahir dan batin ...
oke langsung aja kita bahas pada materi kali ini ...
pada pertemuan kali ini akan membahas atau mereview sebuah jurnal tentang Quantum Computation yang berjudul
"Kajian Tentang Komputer Kuantum Sebagai
Pengganti Komputer Konvensional Di
Masa Depan"
Quantum Computation sendiri adalah suatu bidang studi yang memfokuskan kepada
teknologi komputer yang sedang berkembang berdasarkan prinsip-prinsip dari teori kuantum. Prinsip dasar komputer kuantum adalah bahwa sifat kuantum dari
partikel dapat digunakan untuk mewakili data dan struktur data dan bahwa mekanika
kuantum dapat digunakan untuk melakukan operasi dengan data ini. Dalam hal ini untuk
mengembangkan komputer dengan sistem kuantum diperlukan suatu logika baru yang
sesuai dengan prinsip kuantum.
Komputer Konvensional menggunakan sistem binary
atau sistem angka basis 2 (0 dan 1) yang dikenal sebagai BIT
(singkatan dari Binary digIT).
Quantum Computer atau komputer kuantum memanfaatkan
fenomena ‘aneh’ yang disebut sebagai superposisi. Dalam
mekanika kuantum, suatu partikel bisa berada dalam dua
keadaan sekaligus. Inilah yang disebut keadaan superposisi.
Dalam komputer kuantum, selain 0 dan 1 dikenal pula
superposisi dari keduanya. Ini berarti keadaannya bisa berupa
0 dan 1, bukan hanya 0 atau 1 seperti di komputer digital
biasa. Komputer kuantum tidak menggunakan Bits tetapi
QUBITS (Quantum Bits). Karena kemampuannya untuk
berada di bermacam keadaan (multiple states), komputer
kuantum memiliki potensi untuk melaksanakan berbagai
perhitungan secara simultan sehingga jauh lebih cepat dari
komputer digital. Komputer kuantum menggunakan partikel
yang bisa berada dalam dua keadaan sekaligus, misalnya atomatom yang pada saat yang sama berada dalam keadaan
tereksitasi dan tidak tereksitasi, atau foton (partikel cahaya)
yang berada di dua tempat berbeda pada saat bersamaan.
JADI pada quantum komputer dimana ada istilah baru muncul yang bernama superposisi dimana pada quantum komputer muncul 0,1, bisa berupa 0 dan 1.
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa sistem
pada komputer konvensional (komputer digital) sangat
berbeda. Untuk komputer konvensional menggunakan bit 0
dan 1. Untuk komputer kuantum menggunakan qubit 0 , 1 dan
superposisi 0 dan 1.
Kecepatan komputer quantum lebih cepat dari pada
komputer konvensional (komputer digital) karena melakukan
proses secara simultan tidak secara linear seperti komputer
konvensional. Saat ini perkembangan teknologi sudah menghasilkan
komputer kuantum sampai 7 qubit. menurut penelitian dalam beberapa tahun mendatang
teknologi komputer kuantum bisa mencapai 100 qubit. Kita
bisa membayangkan betapa cepatnya komputer masa depan
nanti. Semua perhitungan yang biasanya butuh waktu
berbulan-bulan, bertahun-tahun, bahkan berabad-abad pada
akhirnya bisa dilaksanakan hanya dalam hitungan menit.
Nah jadi itu teman teman hasil mereview jurnal diatas ...
semoga setelah membaca kajian diatas mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk menambah wawasan pengetahuan anda semuanya ...
Terima kasih ..
SUMBER
Minggu, 24 Mei 2020
Senin, 16 Maret 2020
PENERAPAN KOMPUTASI AWAN DALAM DUNIA PENDIDIKAN – SEBUAH PENDEKATAN TEORITIS
Halo teman - teman semua ...
Kembali lagi bersama saya, kali ini saya akan membahas tentang konsep dasar komputasi pada bidang pendidikan, yaitu cloud computing pada bidang pendidikan.
Langsung aja kita bahas ...
Cloud computing adalah konsep yang sangat baru, yang dianggap sebagai masa depan komputasi. dalam komputasi awan (Cloud Computing), perangkat lunat, perangkat keras dan jaringan memainkan peran utama.
Menurut Institut Nasional Standar dan Teknologi, komputasi awan didefinisikan sebagai "model untuk meningkatkan kenyamanan, memberikan ondemand access ke jaringan terminal sumber daya komputasi bersama, yang dapat dikonfigurasi (misalnya jaringan, server, penyimpanan, aplikasi, dan layanan yang diberikan) yang dapat ditetapkan dengan cepat dan dirilis dengan upaya manajemen atau interaksi penyedia layanan yang minimal.
Komputasi awan mengacu pada layanan penyampaian aplikasi melalui internet dan perangkat keras serta sistem perangkat lunak di pusat data sebagai penyedia layanan. proyek - proyek besar komputasi mungkin memerlukan pengolahan dataset yang besar / raksasa, menggunakan puluhan, ratusan bahkan ribuan komputer. Dari sisi skala ekonomis dan perkembangan teknologi virtualisasi saat ini, utilitas komputasi merupakan model yang muncul sebagai solusi pengadaan sumber daya komputasi. dengan begitu user dapat "membeli" siklus komputasi daripada membeli mesin.
Pada dunia pendidikan khususnya di Indonesia menjadi salah satu alternatif kebutuhan infrastruktur pembelajaran, karena pada komputasi awan sangat banyak sekali manfaatnya contoh : collaboration application. Dimana kolaborasi aplikasi seperti email, chatting dan file sharing diperlukan pada kegiatan pembelajaran dan mengurangi biaya jangka pendek. Di Indonesia sendiri mungkin masih sedikit yang menggunakan komputasi awan sebagai pembelajaran. Memperkenalkan komputasi awan kepada peserta didik tidak hanya berguna untuk pendidikan dan memperoleh keterampilan yang diperlukan, tetapi bermanfaat bagi lembaga pendidikan dalam sektor ekonomi karena dapat menghemat sumber daya, dan dapat diakses dari lokasi manapun.
Sekian dari saya atas penjelasan pada pertemuan kali ini ...
Terima kasih ...
sumber :
https://www.academia.edu/22465460/Penerapan_Komputasi_Awan_Dalam_Dunia_Pendidikan_Sebuah_Pendekatan_Teoritis
Kembali lagi bersama saya, kali ini saya akan membahas tentang konsep dasar komputasi pada bidang pendidikan, yaitu cloud computing pada bidang pendidikan.
Langsung aja kita bahas ...
Cloud computing adalah konsep yang sangat baru, yang dianggap sebagai masa depan komputasi. dalam komputasi awan (Cloud Computing), perangkat lunat, perangkat keras dan jaringan memainkan peran utama.
Menurut Institut Nasional Standar dan Teknologi, komputasi awan didefinisikan sebagai "model untuk meningkatkan kenyamanan, memberikan ondemand access ke jaringan terminal sumber daya komputasi bersama, yang dapat dikonfigurasi (misalnya jaringan, server, penyimpanan, aplikasi, dan layanan yang diberikan) yang dapat ditetapkan dengan cepat dan dirilis dengan upaya manajemen atau interaksi penyedia layanan yang minimal.
Komputasi awan mengacu pada layanan penyampaian aplikasi melalui internet dan perangkat keras serta sistem perangkat lunak di pusat data sebagai penyedia layanan. proyek - proyek besar komputasi mungkin memerlukan pengolahan dataset yang besar / raksasa, menggunakan puluhan, ratusan bahkan ribuan komputer. Dari sisi skala ekonomis dan perkembangan teknologi virtualisasi saat ini, utilitas komputasi merupakan model yang muncul sebagai solusi pengadaan sumber daya komputasi. dengan begitu user dapat "membeli" siklus komputasi daripada membeli mesin.
Pada dunia pendidikan khususnya di Indonesia menjadi salah satu alternatif kebutuhan infrastruktur pembelajaran, karena pada komputasi awan sangat banyak sekali manfaatnya contoh : collaboration application. Dimana kolaborasi aplikasi seperti email, chatting dan file sharing diperlukan pada kegiatan pembelajaran dan mengurangi biaya jangka pendek. Di Indonesia sendiri mungkin masih sedikit yang menggunakan komputasi awan sebagai pembelajaran. Memperkenalkan komputasi awan kepada peserta didik tidak hanya berguna untuk pendidikan dan memperoleh keterampilan yang diperlukan, tetapi bermanfaat bagi lembaga pendidikan dalam sektor ekonomi karena dapat menghemat sumber daya, dan dapat diakses dari lokasi manapun.
Sekian dari saya atas penjelasan pada pertemuan kali ini ...
Terima kasih ...
sumber :
https://www.academia.edu/22465460/Penerapan_Komputasi_Awan_Dalam_Dunia_Pendidikan_Sebuah_Pendekatan_Teoritis
Sabtu, 05 Oktober 2019
Studi kasus perusahaan yang bergerak dibidang TIK
Halo kembali lagi bersama saya ...
Kali ini akan membahas tentang studi kasus perusahaan yang bergerak dibidang TIK ..
Yuk simak berikut ini ...
Salah satu perusahaan yang bergerak dibidang TIK adalah PT.SITEKNO
Kali ini akan membahas tentang studi kasus perusahaan yang bergerak dibidang TIK ..
Yuk simak berikut ini ...
Salah satu perusahaan yang bergerak dibidang TIK adalah PT.SITEKNO
PT.SITEKNO
PT.SITEKNO adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa
teknologi informasi, multimedia distributor yang berhubungan dengan software,
word processing, web developer, web hosting serta kegiatan usaha terkait.
PT.SITEKNO adalah perusahaan legal yang sudah mendapatkan
pengesahan badan hukum perseroan berdasarkan keputusan menteri hukum dan hak
asasi manusia Republik Indonesia No. AHU-94268.A.H.01.01.Tahun 2008 dan Daftar
Perseroan Nomor AHU-0119152.AH.01.09 Tahun 2008.
Dengan semua legalitas dan pendukung yang ada kami
mempersembahkan sebuah karya anak bangsa.
Sebuah program yang luar biasa yang akan memudahkan semua
orang untuk mengiklankan bisnis atau produk yang dimiliki di ribuan website
yang ada di sitekno dan langsung akan mendapatkan sebuah website dengan domain
sendiri untuk menampilkan keterangan bisnis atau produknya.
Nama perusahaan:
PT.SITEKNO
Kantor Pusat: JL. Lapang II No 8 Lembang Bandung 40391 Phone
: 022-7659-4000
Website: http://www.sitekno.com
Produk yang ditawarkan:
1. Distribusi
software
2. Web
developer
3. Web design
4. Web hosting
5. Web
processing
6. Adverstier
VISI :
Berjuang bersama-sama mencerdaskan bangsa dibidang IT
melalui media website untuk mengangkat potensi serta citra diri bangsa dimata
internasional.
MISI :
Menciptakan
masyarakat yang sadar akan pentingnya Teknologi Informasi dalam menyikapi globalisasi
dan mengarahkan dari pengguna internet konsumtif menjadi pengguna internet yang
produktif
Memberikan
edukasi gratis mengenal manfaat informasi teknologi dengan menggunakan media
website yang mudah dipahami dan di praktekkan kepada seluruh lapisan masyarakat
tanpa terkecuali.
Mengoptimalkan manfaat Informasi Teknologi melalui sosialisasi internet
sehat, pemberdayaan informasi teknologi, optimis menyambut globalisasi, dimensi
baru pendidikan dan jejaring bisnis.
memberikan
support layanan terbaik bagi mitra-mitra dalam pemberdayaan pengelolaan website
secara mandiri dan entrepreneurship online.
mencetak
entrepreneur-entrepreneur muda yang siap bersaing di era persaingan bebas.
Senantiasa
memberikan informasi-informasi terbaru di dunia IT dengan melakukan
inovasi-inovasi, guna terciptanya kemudahan mitra-mitra dalam pembelajaran
pengelolaan website.
Sumber:
http://sitekno.com/?pg=static&content=company
http://misterpj.blogspot.com/2013/10/studi-kasus-profil-perusahaan-bergerak.html
https://putrasetiawan26.wordpress.com/2014/12/30/studi-kasus-perusahaan-di-bidang-it/
Perkembangan Bisnis TIK di Indonesia
Halo teman - teman, kembali lagi pada blog saya ...
hari ini saya akan membahas tentang perkembangan bisnis TIK di indonesia, dimana topik pembahasan kali ini sangat menarik dibicarakan..
langsung saja yuk kita bahas..
Menurut Sekretaris Jenderal International Telecommunication Union (ITU) H.E. Houlin Zhao menyebut, Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang sangat pesat.
hari ini saya akan membahas tentang perkembangan bisnis TIK di indonesia, dimana topik pembahasan kali ini sangat menarik dibicarakan..
langsung saja yuk kita bahas..
Menurut Sekretaris Jenderal International Telecommunication Union (ITU) H.E. Houlin Zhao menyebut, Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang sangat pesat.
“Saya sangat bangga melihat pertumbuhan Indonesia yang
sangat luar biasa, tumbuh dengan pesat menjadi negara nomor 2 di wilayah Asean.
Negara ini memiliki tujuan dan visi yang jelas,” ujarnya dalam keterangan
resmi, Rabu (31/1/2018).
H.E. Houlin Zhao juga turut menyanjung perkembangan usaha
mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Menurutnya, saat ini banyak
pelaku UMKM yang telah mengadopsi teknologi untuk pengembangan bisnis.
“Saat ini Indonesia punya banyak sekali UMKM. Anda bisa
temukan pengusaha muda di mana-mana. Sangat dinamis, hi-tech. UMKM punya
teknologinya, mereka paham akan pasarnya, sehingga mereka mampu untuk
mengembangkan aplikasinya sendiri,” tambahnya.
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menuturkan,
isu menghubungkan masyarakat dunia masih menjadi isu utama di bidang
telekomunikasi, yang turut dibahas pada Sesi Ekonomi Digital pada World
Economic Forum 2018 di Davos-Klosters, Swiss, 23 Januari 2018.
“Isu di Davos minggu lalu ketika kami berdua hadir,
bagaimana kita menghubungkan 3 juta lebih orang di dunia ini yang belum
terkoneksi. Ini masih menjadi isu utama, how can we connect the unconnected
people,” jelasnya.
Senada dengan H.E. Houlin Zhou, Menteri Rudiantara turut
menekankan proyek Palapa Ring sebagai upaya menghubungkan masyarakat Indonesia.
“Indonesia memiliki program dan regulasi yang sangat jelas,
bagaimana menghubungkan masyarakat kami. Proyek Palapa Ring, pada 2019
diharapkan seluruh kota/kabupaten di Indonesia akan mendapat akses broadband
connectivity,” tambahnya.
Bisa kita simpulkan, indonesia saat ini sebagai negara dengan pertumbuhan teknologi informasi dan
komunikasi (TIK) yang sangat pesat karena banyak sekali proyek yang sedang dikerjakan, seperti palapa ring yang digunakan untuk menghubungkan selurus masyarakat Indonesia.
SUMBER : https://industri.bisnis.com/read/20180131/105/732473/dunia-puji-perkembangan-pesat-teknologi-informasi-di-indonesia
Jumat, 07 Juni 2019
Jaringan Komputer Pada Basis data terdistribusi 1
Konsep komunikasi
merupakan perpindahan informasi berbantuan sistem transmisi listrik via lebih
dari 1 jaringan data yang tergantung pada protokol. Komunikasi data
diperlukan karena adanya pengiriman dan penerimaan data atau saling tukar
infromasi jarak jauh. Terdapat 3 kriteria untuk klasifikasi jaringan
komputer yang harus diperhatikan disesuaikan dengan jarak site satu dengan
yang lainnya.
Uraikan dan jelaskan ke 3 kriteria tersebut!
Tipe Jaringan
Terdapat
3 kriteria untuk klasifikasi jaringan komputer, yaitu :
- Topologi Jaringan : berdasarkan
struktur interkoneksi dari komputer
- Model
transmisian
- Scale : berdasarkan pada distribusi
secara geografis
b.1 Topologi
- Struktur fisik
setiap elemen jaringan dapat saling berhubungan.
- Arsitekstur topologi dasar :
1. Bus, yang hanya
memiliki satu jalur transmisi muara elemen jaringan, terbuka keduabelah ujung.
2. Ring, yang memiliki hanya satu jalur transmisi lingkaran tertutup.
3. Star, yang memiliki central node dan dengan dasar point to point link elemen-elemen
jaringan tersambung, sehingga transmisi dapat dilakukan secara simultan.
4. Hub/tree,
variasi bus dan ring
b.2 Model
transmisi
Terdapat 2 jenis
transmisi yaitu :
1. Jaringan
broadcast (Multi point)
Memiliki saluran
komunikasi tunggal yang dipakai bersama oleh semua mesin. Pesan berukuran kecil
biasanya disebut dengan paket. Setiap paket memiliki alamat yang akan digunakan
untuk men cek pada saat paket tersebut diterima oleh mesin penerima (tujuan).
2. Jaringan
point to point (Unicast point)
Terdiri dari beberapa hubungan pasangan individu dari mesin.
Untuk mengirim paket dari sumber ketempat tujuan, sebuah paket mungkin harus
melalui satu atau lebih mesin-mesin perantara.
b.3 Scale (LAN, WAN, MAN)
LAN apabila distribusi pada letak geografis jarak pendek
(short) pada site yang sama, sedang WAN untuk jarak jauh (long). MAN adalah
bentuk spesial dari WAN yang umumnya meng-cover kota atau daerah pinggir
kota.
Jaringan Komputer Pada Basis data terdistribusi
Jelaskan konsep Jaringan dam Hubungannya Dengan Sistem Basis data Terdistribusi
Untuk dapat saling berhubungan antar site pada sistem basis
data terdistribusi diperlukan jaringan komunikasi komputer. Jaringan komputer
adalah interkoneksi antara sejumlah komputer autonomous yang dapat saling
bertukar informasi antara komputer yang terhubung. Bentuk komputer yang saling
terhubung biasanya disebut dengan Node, host atau site. Bentuk hubungan antar
komputer tidak hanya melalui kawat tembaga saja, tetapi dapat melalui serat
optic, gelombang mikro dan satelit komunikasi. Komponen pokok dalam jaringan
komputer adalah hardware yang digunakan
untuk saling berkomunikasi.
Distributed Basis data Management Sistem (DDBMS) dibangun
pada top of network, sedemikian rupa sehingga jaringan tidak nampak pada
user. User tidak perlu tahu kerumitan
pengelolaan jaringan, semuanya sudah dilakukan secara otomatik oleh sistem.
Konsep komunikasi merupakan perpindahan informasi berbantuan
sistem transmisi listrik via lebih dari 1 jaringan data yang tergantung pada
protokol. Komunikasi data diperlukan karena adanya pengiriman dan penerimaan
data atau saling tukar infromasi jarak jauh.
Sistem Basis Data Terdistribusi 1
Hal yang penting diperhatikan dalam sistem terdistribusi
adalah menentukan penempatan data dan program pada jaringan computer.
Menentukan desain suatu organisasi dapat
dipandang 3 dimensi. Jelas kan ke 3 dimensi tersebut!
1. Tingkat Sharing, terdiri dari :
· Tidak ada
sharing : aplikasi dan data dijalankan dari setiap lokasi dan tidak ada
komunikasi dengan program atau akses ke data ke lokasi lain.
· Sharing data :
semua program disalin/replica disemua lokasi, tetapi data tidak disalin.
Permintaan data dari user diolah oleh komputer dimana user mengakses dan file
data akan dikirimkan melalui jaringan.
· Sharing data
dan program : user dari suatu lokasi dapat meminta layanan baik program maupun
data dari lokasi lain dan juga sebaliknya.
2. Jenis Pola Akses,
terdiri data :
· Statik. Pola akses
tidak berubah dari waktu ke waktu
· Dinamik. Pola akses berubah dari waktu ke waktu
3. Tingkat pengetahuan pada jenis pola akses.
Diukur dari berapa banyak desainer memiliki informasi
tentang bagaimana user akan megakses data.
· Informasi lengkap : tidak ada penyimpangan yang signifikan
dari prediksi tentang pola akses user.
· Informasi sebagian
: ada penyimpangan dari prediksi.
Sistem Basis Data Terdistribusi
Apa Perbedaan Pemrosesan data terdistribusi dan Sistem Basis
Data Terdistribusi?
Jelaskan perbedaan nya!
Distributed data processing / pemrosesan data terdistribusi.
Merupakan sekumpulan peralatan pemrosesan yang saling
terhubung melalui jaringan yang mengerjakan tugas-tugas tertentu.
Pemrosesan terdistribusi dapat dikelompokan berdasarkan
beberapa kriteria yaitu :
Degree Coupling / Tingkat hubungan : tinggi atau rendah ?
Jumlah data yang saling digunakan dibandingkan dengan jumlah pemrosesan lokal.
Struktur antar hubungan : kuat atau lemah ? Jika komponen
dapat di share dikatakan kuat
Kesaling tergantungan komponen-komponen. Kuat atau lemah
dalam mengekseskusi proses.
Keselarasan antar komponen. Pemrosesan terdistribusi
berkembang karena kebutuhan untuk dapat memecahkan masalah besar dan kompleks
dengan menggunakan berbagai macam aturan divide and conquer. Alasan lain yang
mendasar adalah struktur organisasi yang berubah menjadi terdistribusi.
Karena perkembangan pemrosesan terdistribusi inilah maka
kemudian berkembang distributed database system.
Distributed database system / sistem basis data
terdistribusi
Merupakan sekumpulan basis data yang saling terhubung secara
logical dan secara fisik terdistribusi pada berbagai tempat (site) melalui
jaringan computer.
Sistem yang mengelola
basis data terdistribusi dan menyediakan mekanisme agar distribusi
transparent adalah distributed basis data management sistem (DDBMS).
Berikut ini adalah ciri-ciri untuk sistem yang bukan
merupakan sistem basis data terdistribusi :
Sistem yang berisi kumpulan file
Berbagai arsitektur fisik berkait dengan sistem
multiprocessor dibawah ini :
A. Shared memory
multiprocessor
B. Shared disc
multiprocessor
C. Shared nothing
multiprocessor sistem
3. Basis data terpusat pada jaringan
d. Sistem Basis data terdistribusi
Beberapa ciri sistem basis data terdistribusi adalah :
1. Data disimpan pada sejumlah tempat. Setiap tempat secara
logic terdiri dari processor tunggal.
2. Processor pada tempat yang berbeda tersebut dihubungkan
dengan jaringan komputer.
3. Bukan sekumpulan file yang berada pada berbagai tempat
tetapi merupakan basis data pada berbagai tempat.
4. Setiap tempat mempunyai kemampuan untuk mandiri memproses
permintaan user yang membutuhkan akses kedata ditempat tersebut, dan juga mampu
untuk memproses data yang tersimpan di tempat lain.
Keuntungan sistem basis data terdistribusi adalah :
1. Pengelolaan secara transparan data terdistribusi dan
replicated.
a. Mengurangi
ketergantungan data
b. Transparansi
jaringan
c. Transparansi
replikasi
d. Transparansi
fragmentasi
2. Mengacu pada
struktur organisasi
3. Meningkatkan
kemampuan untuk share dan otonomi local
4. Meningkatkan
ketersediaan data
5. Meningkatkan
kehandalan
6. Meningkatkan
unjuk kerja
7. Memudahkan
pengembangan sistem
Kelemahan sistem basis data terdistribusi adalah :
1. Kompleksitas
manajemen
2. Control
integritas lebih sulit
3. Biaya
pengembangan mahal
4. Keamanan
5. Kurang
standarisasi
6. Menambahkan
kebutuhan penyimpanan
7. Lebih sulit
dalam mengatur lingkungan data
8. Menambah biaya
pelatihan.
PROTEKSI DATA 1
saya akan menjawab POST TEST Proteksi Data
1. Jelaskan 3 jenis kriptografi secara singkat!
1. Kriptografi Simetris
Pengertian Kriptografi Simetris
Kriptografi Simetris adalah : Kode Hill atau lebih dikenal
dengan Hill cipher merupakan salah satu algoritma kriptografi kunci simetris
dan merupakan salah satu kripto polyalphabetic. Hill cipher diciptakan oleh
Lester S. Hill pada tahun 1929 .
Teknik kriptografi ini diciptakan dengan maksud untuk dapat
menciptakan cipher yang tidak dapat dipecahkan menggunakanteknik analisis
frekuensi. Berbeda dengan caesar cipher, hill cipher tidak mengganti setiap
abjad yang sama pada plainteks dengan abjad lainnya yang sama pada cipherteks
karena menggunakan perkalian matriks pada dasar enkripsi dan dekripsinya
Hill cipher merupakan penerapan aritmatika modulo pada
kriptografi. Teknik kriptografi ini enggunakan sebuah matriks persegi sebagai
kunci berukuran m x m sebagai kunci untuk melakukan enkripsi dan dekripsi.
Dasar teori matriks yang digunakan dalam Hill cipher antara lain adalah
perkalian antar matriks dan melakukan invers pada matriks. Karena menggunakan
matriks sebagai kunci, Hill cipher merupakan algoritma kriptografi kunci
simetris yang sulit dipecahkan, karena teknik kriptanalisis seperti analisis
frekuensi tidak dapat diterapkan dengan mudah untuk memecahkan algoritma ini.
Hill cipher sangat sulit dipecahkan jika kriptanalis hanya memiliki ciphertext
saja (chipertext-only), namun dapat dipecahkan dengan mudah jika kriptanalis
memiliki ciphertext dan potongan dari plaintext-nya (known-plaintext).
2. Kriptografi Asimetris
Pengertian Kriptografi Asimetris
Algoritma asimetris, sering juga disebut dengan algoritma
kunci publik atausandi kunci publik, menggunakan dua jenis kunci, yaitu kunci
publik (public key) dan kunci rahasia (secret key). Kunci publik merupakan
kunci yang digunakan untuk mengenkripsi pesan.
Sedangkan kunci rahasia digunakan untuk mendekripsi pesan. Kunci public bersifat umum. artinya kunci ini
tidak dirahasiakan sehingga dapat dilihat oleh siapa saja. Sedangkan kunci
rahasia adalah kunci yang dirahasiakan dan hanya orang-orang tertentu saja yang
boleh mengetahuinya. Keuntungan utama dari algoritma ini adalah memberikan
jaminan keamanan kepada siapa saja yang melakukan pertukaran informasi meskipun
di antara mereka tidak ada kesepakatan mengenai keamanan pesan terlebih dahulu
maupun saling tidak mengenal satu sama lainnya.
3. Kriptografi Hibrid
Pengertian Kriptografi Hibrid
Permasalahan yang menarik pada bidang kemanan informasi
adalah adanya trade off antara kecepatan dengan kenyamanan. Semakin aman
semakin tidak nyaman, berlaku juga sebaliknya semakin nyaman semakin tidak
aman. Salah satu contohnya adalah bidang kriptografi. Tetapi hal ini dapat
diatasi dengan penggunaan kriptografi hibrida. Kriptografi hibrida sering
dipakai karena memanfaatkan keunggulan kecepatan pemrosesan data oleh algoritma
simetrik dan kemudahan transfer kunci menggunakan algoritma asimetrik. Hal ini
mengakibatkan peningkatan kecepatan tanpa mengurangi kenyamanan serta keamanan.
Aplikasi kriptografi hibrida yang ada saat ini pada umumnya ditujukan untuk
penggunaan umum atau mainstream yang merupakan penggunakomputer.
Aplikasi pada umumnya mengikuti perkembangan hardware
komputer yang semakin cepat dari waktu ke waktu. Sehingga hardware yang sudah
lama tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya. Selain itu banyak perangkat
embedded dengan kekuatan pemrosesan maupun daya yang terbatas. Terutama dengan
trend akhir akhir ini, hampir semua orang memiliki handheld device yang
mempunyai kekuatan terbatas, seperti
telepon seluler. Dalam tugas akhir ini dibahas mengenai perancangan
sebuah aplikasi kriptografi hibrida yang ditujukan untuk kalangan tertentu,
terutama pemakai hardware dengan kekuatan pemrosesan yang terbatas. Aplikasi
yang ingin dicapai adalah aplikasi yang sederhana, ringan dan cepat tanpa
mengurangi tingkat keamanan menggunakan hash.
Sistem ini mengggabungkan chiper simetrik dan asimetrik.
Proses ini dimulai dengan negosiasi menggunakan chiper asimetrik dimana kedua
belah pihak setuju dengan private key/session key yang akan dipakai. Kemudian
session key digunakan dengan teknik chiper simetrik untuk mengenkripsi
conversation ataupun tukar-menukar data selanjutnya. Suatu session key hanya
dipakai sekali sesi. Untuk sesi selanjutnya session key harus dibuat kembali.
2. Uraikan secara jelas contoh pemakaian kriptografi pada
kehidupan sehari-hari!
Transaksi E-commerce
di Internet
· Sekarang
banyak orang berbelanja melalui web di internet. Pembayaran barang dilakukan
dengan menggunakan kartu kredit, yang berarti bahwa pembeli harus mengirimkan
kode PIN kartu kredit dan informasi lainnya melalui internet. Karena alasan
keamanan yang menyangkut informasi kartu kredit maka transaksi barang lewat
internet tidak terlalu populer.
· Browsing web
secara aman adalah fitur paling penting pada e-commerce. Secure Socket Layer
(SSL) adalah protokol yang digunakan untuk browsing web secara aman. Kedua
protokol ini memfasilitasi penggunaan enkripsi untuk data yang rahasia dan
membantu menjamin integritas informasi yang dipertukarkan antara website dan
web brwoser (misalnya Netscape, Interner Explorer, dsb).
· SSL adalah
contoh protokol client-server, yang dalam hal ini web browser adalah client dan
website adalah server. Client yang memulai komunikasi, sedangkan server memberi
respon terhadap permintaan client.
Fungsi paling dasar yang digunakan SSL adalah membentuk saluran untuk
mengirimkan data terenkripsi, seperti data kartu kredit, dari browser ke
website yang dituju.
PROTEKSI DATA
Saya akan menjawab pertanyaan pretest mengenai Proteksi Data.
1. Mengapa sistem basis data harus diproteksi?
Untuk mencegah kebocoran-kebocoran data, untuk melindungi
dari ancaman, dan agar data yang dimiliki bisa terkontrol. Ketiga hal tersebut
sangat berpengaruh pada suatu keamanan data. Karena jika data tidak diproteksi,
data bisa disalahgunakan yang nantinya akan merugikan suatu company yang
memiliki sistem basis data tersebut.
2. Bagaimana DBMS dapat digunakan untuk proteksi data?
DBMS pada umumnya memiliki fasilitas proteksi data, yaitu
fasilitas yang bertujuan untuk melindungi data dari berbagai resiko yang
mungkin terjadi dan membawa dampak dalam basis data. Berbagai kemungkinan yang
diantisipasi oleh fasilitas proteksi data adalah :
v Gangguan listrik
v Kerusakan disk
v Kesalahan perangkat
lunak yang akan menyebabkan data dalam kondisi tidak konsisten
v Pengaksesan oleh
user yang tidak berwenang. Untuk
menghindari sabotase terhadap basis data
v Akses yang konkuren
oleh user maupun aplikasi pada waktu yang bersamaan sehingga dapat menyebabkan
data tidak konsisten
Berikut gambar untuk
cara kerja DBMS dalam proteksi data
Rabu, 09 Mei 2018
Pengantar Web Science
Halo pada kali ini saya akan menjelaskan tentang flowchart dari presentasi kami pada fitur tambahan pada zoomato
Disini saya akan menjelaskan flowchart dari yang saya jelaskan ini.
Pertama - tama threadstarter ini akan membuat sebuah ulasan tentang sebuah makanan, lalu setelah membuat thread tersebut, banyak viewers yang melihat dari review makanan yang sudah dibuat oleh si threadstarter. Kemudian kami menambahkan fitur like dan unlike dalam fitur terbaru untuk bisa membedakan mana yang sudah mahir dalam mereview suatu makanan atau tidak. lalu kita tambah comment untuk menambahkan kiritik atau saran yang ingin disampaikan oleh viewers tersendiri.
kemudian threadstarter bisa membuat thread untuk ulasan yang lain atau tidak. lalu end
Jadi sampai disini pembahasan dari saya tentang flowchart dari penambahan fitur zoomato ini. Terima kasih :).
Disini saya akan menjelaskan flowchart dari yang saya jelaskan ini.
Pertama - tama threadstarter ini akan membuat sebuah ulasan tentang sebuah makanan, lalu setelah membuat thread tersebut, banyak viewers yang melihat dari review makanan yang sudah dibuat oleh si threadstarter. Kemudian kami menambahkan fitur like dan unlike dalam fitur terbaru untuk bisa membedakan mana yang sudah mahir dalam mereview suatu makanan atau tidak. lalu kita tambah comment untuk menambahkan kiritik atau saran yang ingin disampaikan oleh viewers tersendiri.
kemudian threadstarter bisa membuat thread untuk ulasan yang lain atau tidak. lalu end
Jadi sampai disini pembahasan dari saya tentang flowchart dari penambahan fitur zoomato ini. Terima kasih :).
Senin, 12 Maret 2018
Pengertian, Dampak Positif & Negatif serta Solusi
Telepon genggam
Telepon genggam atau telepon seluler (ponsel) atau handphone
(HP) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang
sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana
(portabel/mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon
menggunakan kabel (nirkabel wireless). Saat ini, Indonesia mempunyai dua
jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile
Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). Badan yang
mengatur telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi
Seluler Indonesia (ATSI).
Dampak Positif Handphone
1. Komunikasi jarak jauh yang nyaman
2. Penolong saat keadaan darurat
3. Sarana komunikasi mudah dan murah meriah
4. Penyebar informasi
5. Penunjang kegiatan bisnis
Dampak Negatif Handphone
1. Ketergantungan
2. Menyebarnya berita kebohongan
3. Munculnya cyber – bullying
4. Memicu stress
5. Kurangnya waktu beristirahat
Solusi
1. Memperbanyak sosialisasi dengan orang lain
3. Tetapkan maksimal batasan waktu untuk menggunakan smartphone
Anda
4. Jangan menyimpang hal-hal berbau pornografi ke dalamnya
Selasa, 21 November 2017
Latar Belakang (Hoppin Pig)
Kelompok 3
Kelas 2IA04
- Asyifa Lestari
- Abdul Fikar
- Hero Ramadhan
- M.Rizal Subagja
- M.Gamma Nur
- Malik Abdur Rizky Y
- M. Fiqih Zulfikar
pada mata kuliah Peng. Tek. Internet & new media, kami membuat game bernama Hoppin Pig. Pada bagian ini saya mendapatkan bagian untuk menjelaskan latar belakang dari game ini.
Saya akan menjelaskan 4 poin di atas kenapa kami memilih untuk membuat game ini untuk usia 3 tahun ke atas, Sebagai berikut :
Kelas 2IA04
- Asyifa Lestari
- Abdul Fikar
- Hero Ramadhan
- M.Rizal Subagja
- M.Gamma Nur
- Malik Abdur Rizky Y
- M. Fiqih Zulfikar
pada mata kuliah Peng. Tek. Internet & new media, kami membuat game bernama Hoppin Pig. Pada bagian ini saya mendapatkan bagian untuk menjelaskan latar belakang dari game ini.
Saya akan menjelaskan 4 poin di atas kenapa kami memilih untuk membuat game ini untuk usia 3 tahun ke atas, Sebagai berikut :
- Game ini kami buat untuk sarana edukasi untuk anak. Permainan ini telah dirancang untuk mengajarkan pemain(anak) tentang topik tertentu.
- Digunakan sebagai media pembelajaran dalam mengajarkan ilmu pengetahuan umum. Kemajuan tentang teknologi semakin meningkat dan sebagai penunjang kemajuan manusia. Untuk anak usia 3 tahun sangat lah cocok dikarenakan diusia tersebut adalah masa dimana anak sedang aktif melakukan sesuatu yang belum diketahui secara luas.
-Memberikan konten positif untuk anak di usia 3 tahun ke atas. semakin maju teknologi semakin banyak juga hal - hal negatif yang muncul dari teknologi itu sendiri. Karena itu kami membuat game ini untuk mengarahkan Orang tua dari anak usia 3 tahun ke atas untuk memberikan konten positif untuk anak tersebut karena banyak sekali manfaat di dalam game itu sendiri.
-Meningkatkan ketertarikan anak dalam mempelajari konsentrasi dan ketelitian. Pada game ini kami ingin meningkatkan konsentrasi dan ketelitian si anak dalam bermain game tersebut, karena semakin tinggi konsentrasi dan ketelitian anak, bisa membuat si anak menjadi fokus dalam melakukan kegiatas sehari hari.
Kamis, 30 Maret 2017
ILMU SOSIAL DASAR
KEBUDAYAAN BETAWI
Kali ini saya akan menjelaskan tentang kebudayaan betawi yang ada disekitar lingkungan saya. Kebudayaan Betawi diantaranya ada tari - tarian, makanan, alat musik dan beberapa kesenian khas Betawi
SUKU BETAWI
Suku Betawi adalah sebuah suku bangsa di Indonesia yang
penduduknya umumnya bertempat tinggal di Jakarta.
Sejumlah pihak berpendapat bahwa Suku Betawi berasal dari
hasil kawin-mawin antaretnis dan bangsa pada masa lalu. Secara biologis, mereka
yang mengaku sebagai orang Betawi adalah keturunan kaum berdarah campuran aneka
suku dan bangsa yang didatangkan oleh Belanda ke Batavia. Apa yang disebut
dengan orang atau suku Betawi sebenarnya terhitung pendatang baru di Jakarta.
Kelompok etnis ini lahir dari perpaduan berbagai kelompok etnis lain yang sudah
lebih dulu hidup di Jakarta, seperti orang Sunda, Melayu, Jawa, Arab, Bali,
Bugis, Makassar, Ambon, dan Tionghoa.
Namun menurut sebagian Peneliti yang sepaham dengan Lance
Castles yang pernah meneliti tentang Penduduk Jakarta di mana Jurnal
Penelitiannya diterbitkan tahun 1967 oleh Cornell University dikatakan bahwa
secara biologis, mereka yang mengaku sebagai orang Betawi adalah keturunan kaum
berdarah campuran aneka suku dan bangsa yang didatangkan oleh Belanda ke
Batavia. Kelompok etnis ini lahir dari perpaduan berbagai kelompok etnis lain
yang sudah lebih dulu hidup di Jakarta, seperti orang Sunda, Melayu, Jawa,
Bali, Bugis, Makassar,dan Ambon, serta suku-suku pendatang, seperti Arab,
India, Tionghoa, dan Eropa.
Pada penelitiannya Lance Castles menitik beratkan pada empat
sketsa sejarah yaitu:
Daghregister, yaitu catatan harian tahun 1673 yang dibuat
Belanda yang berdiam di dalam kota benteng Batavia.
Catatan Thomas Stanford Raffles dalam History of Java pada
tahun 1815.
Catatan penduduk pada Encyclopaedia van Nederlandsch Indie
tahun 1893
Sensus penduduk yang dibuat pemerintah Hindia Belanda pada
tahun 1930.
Di mana semua sketsa sejarahanya dimulai pada tahun 1673
(Pada Akhir Abad ke 17), sketsa inilah yang oleh sebagian ahli lainnya
dirasakan kurang lengkap untuk menjelaskan asal mula Suku Betawi dikarenakan
dalam Babad Tanah Jawa yang ada pada abad ke 15 (tahun 1400-an Masehi) sudah
ditemukan kata "Negeri Betawi". Suku Betawi secara geografis terletak
di pulau Jawa, namun secara sosiokultural lebih dekat pada budaya Melayu Islam.
Etimologi Betawi
Kata Betawi digunakan untuk menyatakan suku asli yang
menghuni Jakarta dan bahasa Melayu Kreol yang digunakannya, dan juga kebudayaan
Melayunya. Mengenai asal mula kata Betawi, menurut para ahli dan
sejarahwan[siapa?] ada beberapa acuannya:
Pitawi (bahasa Melayu Polynesia Purba) yang artinya
larangan. Perkataan ini mengacu pada komplek bangunan yang dihormati di Candi
Batu Jaya. Sejarahwan Ridwan Saidi mengaitkan bahwa Kompleks Bangunan di Candi
Batu Jaya, Tatar Pasundan, Karawang merupakan sebuah Kota Suci yang tertutup,
sementara Karawang, merupakan Kota yang terbuka.
Betawi (Bahasa Melayu Brunei) di mana kata Betawi digunakan
untuk menyebut giwang. Nama ini mengacu pada ekskavasi di Babelan, Kabupaten
Bekasi, yang banyak ditemukan giwang dari abad ke-11 M.
Flora guling Betawi (cassia glauca), famili papilionaceae
yang merupakan jenis tanaman perdu yang kayunya bulat seperti guling dan mudah
diraut serta kukuh. Dahulu kala jenis batang pohon Betawi banyak digunakan
untuk pembuatan gagang senjata keris atau gagang pisau. Tanaman guling Betawi
banyak tumbuh di Nusa Kelapa dan beberapa daerah di pulau Jawa dan Kalimantan.
Sementara di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, guling Betawi disebut Kayu Bekawi.
Ada perbedaan pengucapan kata "Betawi" dan "Bekawi" pada
penggunaan kosakata "k" dan "t" antara Kapuas Hulu dan
Betawi Melayu, pergeseran huruf tersebut biasa terjadi dalam bahasa Melayu.
Kemungkinan nama Betawi yang berasal dari jenis tanaman
pepohonan ada kemungkinan benar. Menurut Sejarahwan Ridwan Saidi Pasalnya,
beberapa nama jenis flora selama ini memang digunakan pada pemberian nama
tempat atau daerah yang ada di Jakarta, seperti Gambir, Krekot, Bintaro, Grogol
dan banyak lagi. "Seperti Kecamatan Makasar, nama ini tak ada hubungannya
dengan orang Makassar, melainkan diambil dari jenis rerumputan"
Sehinga Kata "Betawi" bukanlah berasal dari kata
"Batavia" (nama lama kota Jakarta pada masa Hindia Belanda),
dikarenakan nama Batavia lebih merujuk kepada wilayah asal nenek moyang orang
Belanda.
“Batavia
is the Latin name for the land of the Batavians during Roman times. This was
roughly the area around the city of Nijmegen, Netherlands, within the Roman
Empire. The remainder of this land is nowadays known as Betuwe. During the
Renaissance, Dutch historians tried to promote these Batavians to the status of
"forefathers" of the Dutch people. They started to call themselves
Batavians, later resulting in the Batavian Republic, and took the name
"Batavia" to their colonies such as the Dutch East Indies, where they
renamed the city of Jayakarta to become Batavia from 1619 until about 1942,
when its name was changed to Djakarta (this is the short for the former name
Jayakarta, later respelt Jakarta; see: History of Jakarta). The name was also used
in Suriname, where they founded Batavia, Suriname, and in the United States
where they founded the city and the town of Batavia, New York. This name spread
further west in the United States to such places as Batavia, Illinois, near
Chicago, and Batavia, Ohio.”. ”
Batavia merupakan nama Latin untuk tanah Batavia pada zaman
Romawi. Perkiraan kasarnya berada sekitar kota Nijmegen, Belanda, dalam
Kekaisaran Romawi. Sisa lahan ini kini dikenal sebagai Betuwe. Selama
Renaisans, sejarawan Belanda mencoba untuk mempromosikan Batavia menjadi sebuah
status "nenek moyang" dari orang-orang Belanda. Kemudian mereka mulai
menyebut diri Orang-orang atau penduduk Batavia, kemudian hal tersebut
mengakibatkan munculnya Republik Batavia, dan mengambil nama "Batavia"
untuk koloni mereka seperti Hindia Belanda, di mana mereka mengganti nama
menjadi dari Kota Jayakarta menjadi Batavia dari 1619 sampai sekitar 1942,
ketika namanya diubah menjadi Djakarta (ini adalah kependekan dari nama mantan
Jayakarta, kemudian diubah kembali ejaannya menjadi Jakarta). Nama itu
(Batavia) juga digunakan di Suriname, di mana mereka mendirikan Batavia,
Suriname, dan di Amerika Serikat di mana mereka mendirikan kota dan kota
Batavia, New York. Nama ini menyebar lebih jauh ke barat di Amerika Serikat
untuk tempat-tempat seperti Batavia, Illinois, dekat Chicago, dan Batavia,
Ohio.
Kemudian penggunaan kata Betawi sebagai sebuah suku yang
pada masa hindia belanda, diawali dengan pendirian sebuah organisasi yang
bernama Pemoeda Kaoem Betawi yang lahir pada tahun 1923.
Sejarah
Berikut merupakan pemaparan para ahli tentang sejarah
betawi.
Periode
Sebelum Masehi
Sejarah Betawi diawali pada masa zaman batu yang menurut
Sejarawan Sagiman MD sudah ada sejak zaman neolitikum. Sementara Yahya Andi
Saputra (Alumni Fakultas Sejarah UI), berpendapat bahwa penduduk asli Betawi
adalah penduduk Nusa Jawa. Menurutnya, dahulu kala penduduk di Nusa Jawa
merupakan satu kesatuan budaya. Bahasa, kesenian, dan adat kepercayaan mereka
sama. Dia menyebutkan berbagai sebab yang kemudian menjadikan mereka sebagai
suku bangsa sendiri-sendiri.
Pertama, munculnya kerajaan-kerajaan pada zaman sejarah.
Kedua, kedatangan dan pengaruh penduduk dari luar Nusa Jawa.
Terakhir, perkembangan kemajuan ekonomi daerah
masing-masing.
Penduduk asli Betawi berbahasa Kawi (Jawa kuno). Di antara
penduduk juga mengenal huruf hanacaraka (abjad bahasa Jawa dan Sunda). Jadi,
penduduk asli Betawi telah berdiam di Jakarta dan sekitarnya sejak zaman
dahulu.
Periode
Setelah Masehi
Periode Awal
Abad ke-2
Pada abad ke-2, Menurtut Yahya Andi Saputra Jakarta dan
sekitarnya termasuk wilayah kekuasaan Salakanagara atau Holoan yang terletak di
kaki Gunung Salak, Bogor. Penduduk asli Betawi adalah rakyat kerajaan
Salakanagara. Pada zaman itu perdagangan dengan Cina telah maju. Bahkan, pada
tahun 432 Salakanagara telah mengirim utusan dagang ke Cina.
Abad ke-5
Pada akhir abad ke-5 berdiri kerajaan Hindu Tarumanagara di
tepi kali Citarum. Menurut Yahya, ada yang menganggap Tarumanagara merupakan
kelanjutan kerajaan Salakanagara. Hanya saja ibukota kerajaan dipindahkan dari
kaki gunung Salak ke tepi kali Citarum. Penduduk asli Betawi menjadi rakyat
kerajaan Tarumanagara. Tepatnya letak ibukota kerajaan di tepi sungai Candrabagha,
yang oleh Poerbatjaraka diidentifikasi dengan sungai Bekasi. Candra berarti
bulan atau sasi, jadi ucapan lengkapnya Bhagasasi atau Bekasi, yang terletak di
sebelah timur pinggiran Jakarta. Di sinilah, menurut perkiraan Poerbatjaraka,
letak istana kerajaan Tarumanengara yang termashur itu. Raja Hindu ini ternyata
seorang ahli pengairan. Raja mendirikan bendungan di tepi kali Bekasi dan
Kalimati. Maka sejak saat itu rakyat Tarumanagara mengenal persawahan menetap.
Pada zaman Tarumagara kesenian mulai berkembang. Petani Betawi membuat orang
-orangan sawah untuk mengusir burung. Orang-orangan ini diberi baju dan
bertopi, yang hingga kini ma sih dapat kita saksikan di sawah-sawah menjelang
panen. Petani Betawi menyanyikan lagu sambil mengge rak-gerakkan tangan orang-orangan
sawah itu. Jika panen tiba petani bergembira. Sawah subur, karena diyakini Dewi
Sri menyayangi mereka. Dewi Sri, menurut mitologi Hindu, adalah dewi
kemakmuran. Pendu duk mengarak barongan yang dinamakan ondel-ondel untuk
menyatakan merdeka punya kagoembiraan. Ondel-ondel pun diarak dengan
membunyikan gamelan. Nelayan juga bergembira menyambut panen laut. Ikan segar
merupakan rezeki yang mereka dapatkan dari laut. Karenanya mereka mengadakan
upacara nyadran. Ratusan perahu nelayan melaut mengarak kepala kerbau yang
dilarungkan ke laut.
Abad ke-7
Pada abad ke-7 Kerajaan Tarumanagara ditaklukkan Kerajaan
Sriwijaya yang beragama Budha. Di zaman kekuasaan Sriwijaya berdatangan
penduduk Melayu dari Sumatera. Mereka mendirikan permukiman di pesisir Jakarta.
Kemudian bahasa Melayu menggantikan kedudukan bahasa Kawi sebagai bahasa
pergaulan. Ini disebabkan terjadinya perkawinan antara penduduk asli dengan
pendatang Melayu. Bahasa Melayu mula-mula hanya dipakai di daerah pesisir saja.
Kemudian meluas sehingga ke daerah kaki Gunung Salak dan Gu nung Gede. Bagi
masyarakat Betawi keluarga punya arti penting. Kehidupan berkeluarga dipandang
suci. Anggota keluarga wajib menjunjung tinggi martabat keluarga. Dalam
keluarga Betawi ayah disebut baba. Tetapi ada juga yang menyebutnya babe, mba,
abi atau abah — pengaruh para pendatang dari Hadra maut. Ibu disebut mak.
Tetapi tidak kurang banyaknya yang menyebut umi atau enya' dari kata nyonya.
Anak pertama dinamakan anak bongsor dan anak bungsu dinamakan anak bontot.
Abad ke-10
Pada sekitar abad ke-10. Saat terjadi persaingan antara
orang Melayu yaitu Kerajaan Sriwijaya dengan wong Jawa yang tak lain adalah
Kerajaan Kediri. Persaingan ini kemudian menjadi perang dan membawa Cina ikut
campur sebagai penengah karena perniagaan mereka terganggu. Perdamaian
tercapai, kendali lautan dibagi dua, sebelah Barat mulai dari Cimanuk
dikendalikan Sriwijaya, sebelah timur mulai dari Kediri dikendalikan Kediri.
Artinya pelabuhan Kalapa termasuk kendali Sriwijaya.
Sriwijaya kemudian meminta mitranya yaitu Syailendra di Jawa
Tengah untuk membantu mengawasi perairan teritorial Sriwijaya di Jawa bagian
barat. Tetapi ternyata Syailendara abai maka Sriwijaya mendatangkan migran suku
Melayu Kalimantan bagian barat ke Kalapa. Pada periode itulah terjadi
persebaran bahasa Melayu di Kerajaan Kalapa yang pada gilirannya – karena
gelombang imigrasi itu lebih besar ketimbang pemukin awal – bahasa Melayu yang
mereka bawa mengalahkan bahasa Sunda Kawi sebagai lingua franca di Kerajaan
Kalapa. Sejarahwan Ridwan Saidi mencontohkan, orang “pulo”, yaitu orang yang
berdiam di Kepulauan Seribu, menyebut musim di mana angin bertiup sangat
kencang dan membahayakan nelayan dengan “musim barat” (bahasa Melayu), bukan
“musim kulon” (bahasa Sunda), orang-orang di desa pinggiran Jakarta mengatakan
“milir”, “ke hilir” dan “orang hilir” (bahasa Melayu Kalimantan bagian barat)
untuk mengatakan “ke kota” dan “orang kota”.
Periode
Kolonialisasi EropaAbad ke-16
Perjanjian antara Surawisesa (raja Kerajaan Pajajaran)
dengan bangsa Portugis pada tahun 1512 yang membolehkan Portugis untuk
membangun suatu komunitas di Sunda Kalapa mengakibatkan perkawinan campuran
antara penduduk lokal dengan bangsa Portugis yang menurunkan darah campuran
Portugis. Dari komunitas ini lahir musik Keroncong atau dikenal sebagai
Keroncong Tugu.
Setelah VOC menjadikan Batavia sebagai pusat kegiatan
niaganya, Belanda memerlukan banyak tenaga kerja untuk membuka lahan pertanian
dan membangun roda perekonomian kota ini. Ketika itu VOC banyak membeli budak
dari penguasa Bali, karena saat itu di Bali masih berlangsung praktik perbudakan.
Itulah penyebab masih tersisanya kosa kata dan tata bahasa Bali dalam bahasa
Betawi kini. Kemajuan perdagangan Batavia menarik berbagai suku bangsa dari
penjuru Nusantara hingga Tiongkok, Arab dan India untuk bekerja di kota ini.
Pengaruh suku bangsa pendatang asing tampak jelas dalam busana pengantin Betawi
yang banyak dipengaruhi unsur Arab dan Tiongkok. Berbagai nama tempat di
Jakarta juga menyisakan petunjuk sejarah mengenai datangnya berbagai suku
bangsa ke Batavia, Kampung Melayu, Kampung Bali, Kampung Ambon, Kampung Jawa,
Kampung Makassar dan Kampung Bugis. Rumah Bugis di bagian utara Jl. Mangga Dua
di daerah kampung Bugis yang dimulai pada tahun 1690. Pada awal abad ke 20 ini
masih terdapat beberapa rumah seperti ini di daerah Kota.
Abad ke-20
Pada April 1967 di majalah Indonesia terbitan Cornell
University, Amerika, Lance Castles mengumumkan penelitiannya menyangkut asal
usul orang Betawi. Hasil penelitian yang berjudul “The Ethnic Profile of
Jakarta” menyebutkan bahwa orang Betawi terbentuk pada sekitar pertengahan abad
19 sebagai hasil proses peleburan dari berbagai kelompok etnis yang menjadi
budak di Batavia.
Secara singkat sketsa sejarah terjadinya orang Betawi
menurut Castles dapat ditelusuri dari:
Daghregister, yaitu catatan harian tahun 1673 yang dibuat
Belanda yang berdiam di dalam kota benteng Batavia.
Catatan Thomas Stanford Raffles dalam History of Java pada
tahun 1815.
Catatan penduduk pada Encyclopaedia van Nederlandsch Indie
tahun 1893
Sensus penduduk yang dibuat pemerintah Hindia Belanda pada
tahun 1930.
Oleh karena klasifikasi penduduk dalam keempat catatan itu
relatif sama, maka ketiganya dapat diperbandingkan, untuk memberikan gambaran
perubahan komposisi etnis di Jakarta sejak awal abad 19 hingga awal abad 20.
Sebagai hasil rekonstruksi, angka-angka tersebut mungkin tidak mencerminkan
situasi yang sebenarnya, namun menurut Castles hanya itulah data sejarah yang
tersedia yang relatif meyakinkan walaupun hasil kajian yang dilakukan Lance Castles
mendapatkan banyak kritikan karena hanya menitikberatkan kepada skesta sejarah
yang baru ditulis tahun 1673.
Mengikuti kajian Lance Castles antropolog Universitas
Indonesia, Dr. Yasmine Zaki Shahab, M.A. memperkirakan etnis Betawi baru
terbentuk sekitar seabad lalu, antara tahun 1815-1893. Perkiraan ini didasarkan
atas studi sejarah demografi penduduk Jakarta yang dirintis sejarawan
Australia, Lance Castle. Di zaman kolonial Belanda, pemerintah selalu melakukan
sensus, yang dibuat berdasarkan bangsa atau golongan etnisnya. Dalam data
sensus penduduk Jakarta tahun 1615 dan 1815, terdapat penduduk dari berbagai
golongan etnis, tetapi tidak ada catatan mengenai golongan etnis Betawi. Hasil
sensus tahun 1893 menunjukkan hilangnya sejumlah golongan etnis yang sebelumnya
ada. Misalnya saja orang Arab dan Moor, orang Melayu, orang Bali, Jawa, Sunda,
orang Sulawesi Selatan, orang Sumbawa, orang Ambon dan Banda. Kemungkinan
kesemua suku bangsa Nusantara dan Arab Moor ini dikategorikan ke dalam kesatuan
penduduk pribumi (bahasa Belanda: inlander) di Batavia yang kemudian terserap
ke dalam kelompok etnis Betawi.
Sepuluh tahun setelah pengumuman hasil penelitian Lance
Castles yakni pada tahun 1977 arkeolog Uka Tjandarasasmita mengemukakan
monografinya "Jakarta Raya dan Sekitarnya Dari Zaman Prasejarah Hingga
Kerajaan Pajajaran (1977)". Uka memang tidak menyebut monografinya untuk
menangkis tesis Castles, tetapi secara arkeologis telah memberikan bukti-bukti
yang kuat dan ilmiah tentang sejarah penghuni Jakarta dan sekitarnya dari masa
sebelum Tarumanagara pada abad 5.
Dikemukakan bahwa paling tidak sejak zaman neolitikhum atau
batu baru (3500 – 3000 tahun yang lalu) daerah Jakarta dan sekitarnya di mana
terdapat aliran-aliran sungai besar seperti Ciliwung, Cisadane, Kali Bekasi,
Citarum pada tempat-tempat tertentu sudah didiami oleh masyarakat manusia.
Beberapa tempat yang diyakini itu berpenghuni manusia itu antara lain
Cengkareng, Sunter, Cilincing, Kebon Sirih, Tanah Abang, Rawa Belong, Sukabumi,
Kebon Nanas, Jatinegara, Cawang, Cililitan, Kramat Jati, Condet, Pasar Minggu,
Pondok Gede, Tanjung Barat, Lenteng Agung, Kelapa Dua, Cipete, Pasar Jumat,
Karang Tengah, Ciputat, Pondok Cabe, Cipayung, dan Serpong. Jadi menyebar
hampir di seluruh wilayah Jakarta.
Dari alat-alat yang ditemukan di situs-situs itu, seperti
kapak, beliung, pahat, pacul yang sudah diumpam halus dan memakai gagang dari
kayu, disimpulkan bahwa masyarakat manusia itu sudah mengenal pertanian
(mungkin semacam perladangan) dan peternakan. Bahkan juga mungkin telah
mengenal struktur organisasi kemasyarakatan yang teratur. [9]
Suku Betawi
Pada zaman kolonial Belanda tahun 1930, kategori orang
Betawi yang sebelumnya tidak pernah ada justru muncul sebagai kategori baru
dalam data sensus tahun tersebut. Jumlah orang Betawi sebanyak 778.953 jiwa dan
menjadi mayoritas penduduk Batavia waktu itu.
Namun menurut Uka Tjandarasasmita penduduk asli Jakarta
telah ada sejak 3500-3000 tahun sebelum masehi.
Antropolog Universitas Indonesia lainnya, Prof Dr Parsudi
Suparlan menyatakan, kesadaran sebagai orang Betawi pada awal pembentukan
kelompok etnis itu juga belum mengakar. Dalam pergaulan sehari-hari, mereka
lebih sering menyebut diri berdasarkan lokalitas tempat tinggal mereka, seperti
orang Kemayoran, orang Senen, atau orang Rawabelong.
Pengakuan terhadap adanya orang Betawi sebagai sebuah
kelompok etnis dan sebagai satuan sosial dan politik dalam lingkup yang lebih
luas, yakni Hindia Belanda, baru muncul pada tahun 1923, saat Husni Thamrin,
tokoh masyarakat Betawi mendirikan Pemoeda Kaoem Betawi. Baru pada waktu itu
pula segenap orang Betawi sadar mereka merupakan sebuah golongan, yakni
golongan orang Betawi.
Dr. Yasmine Zaki Shahab, M.A. berpendapat bahwa hingga
beberapa waktu yang lalu penduduk asli Jakarta mengidentifikasikan dirinya
sebagai orang Melayu atau menurut lokasi tempat tinggal mereka, seperti orang
Kwintang; orang Kemayoran; orang Tanahabang dan seterusnya. Setelah tahun
1970-an yang merupakan titik balik kebangkitan kebetawian di Jakarta telah
terjadi pergeseran lebel dari Melayu ke Betawi. Orang yang dulu menyebut
kelompoknya sebagai Melayu telah menyebut dirinya sebagai orang Betawi.
Ada juga yang berpendapat bahwa orang Betawi tidak hanya
mencakup masyarakat campuran dalam benteng Batavia yang dibangun oleh Belanda
tapi juga mencakup penduduk di luar benteng tersebut yang disebut masyarakat
proto Betawi. Penduduk lokal di luar benteng Batavia tersebut sudah menggunakan
bahasa Melayu yang umum digunakan di Sumatera, Kalimantan, Semenanjung Malaka,
Brunei dan Thailand Selatan yang kemudian dijadikan sebagai bahasa Indonesia.
Setelah
kemerdekaan
Sejak akhir abad yang lalu dan khususnya setelah kemerdekaan
(1945), Jakarta dibanjiri imigran dari seluruh Indonesia, sehingga orang Betawi
— dalam arti apapun juga — tinggal sebagai minoritas. Pada tahun 1961, 'suku'
Betawi mencakup kurang lebih 22,9 persen dari antara 2,9 juta penduduk Jakarta
pada waktu itu. Mereka semakin terdesak ke pinggiran, bahkan ramai-ramai
digusur dan tergusur ke luar Jakarta. Proses asimilasi dari berbagai suku yang
ada di Indonesia hingga kini terus berlangsung dan melalui proses panjang itu
pulalah salah satu caranya ’suku’ Betawi hadir di bumi Nusantara.
Seni dan
kebudayaan
Seni dan Budaya asli Penduduk Jakarta atau Betawi dapat
dilihat dari temuan arkeologis, semisal giwang-giwang yang ditemukan dalam
penggalian di Babelan, Kabupaten Bekasi yang berasal dari abad ke 11 masehi.
Selain itu budaya Betawi juga terjadi dari proses campuran budaya antara suku
asli dengan dari beragam etnis pendatang atau yang biasa dikenal dengan istilah
Mestizo . Sejak zaman dahulu, wilayah bekas kerajaan Salakanagara atau kemudian
dikenal dengan "Kalapa" (sekarang Jakarta) merupakan wilayah yang
menarik pendatang dari dalam dan luar Nusantara, Percampuran budaya juga datang
pada masa Kepemimpinan Raja Pajajaran, Prabu Surawisesa di mana Prabu
Surawisesa mengadakan perjanjian dengan Portugal dan dari hasil percampuran
budaya antara Penduduk asli dan Portugal inilah lahir Keroncong Tugu.
Suku-suku yang mendiami Jakarta sekarang antara lain, Jawa,
Sunda, Melayu, Minang, Batak, dan Bugis. Selain dari penduduk Nusantara, budaya
Betawi juga banyak menyerap dari budaya luar, seperti budaya Arab, Tiongkok,
India, dan Portugis.
Suku Betawi sebagai penduduk asli Jakarta agak tersingkirkan
oleh penduduk pendatang. Mereka keluar dari Jakarta dan pindah ke
wilayah-wilayah yang ada di provinsi Jawa Barat dan provinsi Banten. Budaya
Betawi pun tersingkirkan oleh budaya lain baik dari Indonesia maupun budaya
barat. Untuk melestarikan budaya Betawi, didirikanlah cagar budaya di Situ
Babakan.
Bahasa
Sifat campur-aduk dalam bahasa Betawi atau Melayu Dialek
Jakarta atau Melayu Batavia adalah cerminan dari kebudayaan Betawi secara umum,
yang merupakan hasil dari asimilasi kebudayaan, baik yang berasal dari
daerah-daerah lain di Nusantara maupun kebudayaan asing.
Ada juga yang berpendapat bahwa suku bangsa yang mendiami
daerah sekitar "Kalapa" (sekarang Jakarta) juga dikelompokkan sebagai
suku Betawi awal (proto Betawi). Menurut sejarah, Kerajaan Tarumanagara, yang
berpusat di Sundapura, pernah diserang dan ditaklukkan oleh kerajaan Sriwijaya
dari Sumatera. Oleh karena itu, tidak heran kalau penduduk asli Betawi yang
pada awalnya berbahasa Kawi dan mendiami daerah sekitar pelabuhan Sunda Kalapa
(jauh sebelum Sumpah Pemuda) sudah menggunakan bahasa Melayu, bahkan ada juga
yang mengatakan suku lainnya semisal suku Sunda yang mendiami wilayah inipun
juga ikut menggunakan Bahasa Melayu yang umum digunakan di Sumatera dan
Kalimantan Barat, penggunaan bahasa ini dikarenakan semakin banyaknya pendatang
dari wilayah Melayu lainnya semisal Kalimantan Barat dikarenakan dianggap
abainya Syailendra ketika dimintai tolong oleh Sriwijaya untuk menjaga wilayah
perairan laut sebelah barat Sungai Cimanuk sebagai hasil Perjanjian Damai
Sriwijaya - Kediri yang dimediasi oleh China yang kemudian dijadikan sebagai
bahasa nasional.
Karena perbedaan bahasa yang digunakan antara suku Betawi
dengan suku Sunda diwilayah lainnya tersebut maka pada awal abad ke-20, Belanda
menganggap orang yang tinggal di sekitar Batavia sebagai etnis yang berbeda
dengan etnis Sunda dan menyebutnya sebagai etnis Betawi. Walau demikian, masih
banyak nama daerah dan nama sungai yang masih tetap dipertahankan dalam bahasa
Sunda seperti kata Ancol, Pancoran, Cilandak, Ciliwung, Cideng (yang berasal
dari Cihideung dan kemudian berubah menjadi Cideung dan tearkhir menjadi
Cideng), dan lain-lain yang masih sesuai dengan penamaan yang digambarkan dalam
naskah kuno Bujangga Manik yang saat ini disimpan di perpustakaan Bodleian,
Oxford, Inggris.
Meskipun bahasa formal yang digunakan di Jakarta adalah
Bahasa Indonesia, bahasa informal atau bahasa percakapan sehari-hari adalah
Bahasa Indonesia dialek Betawi. Dialek Betawi sendiri terbagi atas dua jenis,
yaitu dialek Betawi tengah dan dialek Betawi pinggir. Dialek Betawi tengah
umumnya berbunyi "é" sedangkan dialek Betawi pinggir adalah
"a". Dialek Betawi pusat atau tengah seringkali dianggap sebagai
dialek Betawi sejati, karena berasal dari tempat bermulanya kota Jakarta, yakni
daerah perkampungan Betawi di sekitar Jakarta Kota, Sawah Besar, Tugu,
Cilincing, Kemayoran, Senen, Kramat, hingga batas paling selatan di Meester
(Jatinegara). Dialek Betawi pinggiran mulai dari Jatinegara ke Selatan, Condet,
Jagakarsa, Depok, Rawa Belong, Ciputat hingga ke pinggir selatan hingga Jawa
Barat. Contoh penutur dialek Betawi tengah adalah Benyamin S., Ida Royani dan
Aminah Cendrakasih, karena mereka memang berasal dari daerah Kemayoran dan
Kramat Sentiong. Sedangkan contoh penutur dialek Betawi pinggiran adalah Mandra
dan Pak Tile. Contoh paling jelas adalah saat mereka mengucapkan
kenape/kenapa'' (mengapa). Dialek Betawi tengah jelas menyebutkan
"é", sedangkan Betawi pinggir bernada "a" keras mati
seperti "ain" mati dalam cara baca mengaji Al Quran.
Musik

Tari
Seni tari di Jakarta merupakan perpaduan antara unsur-unsur
budaya masyarakat yang ada di dalamnya. Contohnya tari Topeng Betawi, Yapong
yang dipengaruhi tari Jaipong Sunda, Cokek, tari silat dan lain-lain. Pada
awalnya, seni tari di Jakarta memiliki pengaruh Sunda dan Tiongkok, seperti
tari Yapong dengan kostum penari khas pemain Opera Beijing. Namun Jakarta dapat
dinamakan daerah yang paling dinamis. Selain seni tari lama juga muncul seni
tari dengan gaya dan koreografi yang dinamis.
Drama
Drama tradisional Betawi antara lain Lenong dan Tonil.
Pementasan lakon tradisional ini biasanya menggambarkan kehidupan sehari-hari
rakyat Betawi, dengan diselingi lagu, pantun, lawak, dan lelucon jenaka.
Kadang-kadang pemeran lenong dapat berinteraksi langsung dengan penonton.
Cerita
rakyat
Cerita rakyat yang berkembang di Jakarta selain cerita
rakyat yang sudah dikenal seperti Si Pitung, juga dikenal cerita rakyat lain
seperti serial Jagoan Tulen atau si jampang yang mengisahkan jawara-jawara
Betawi baik dalam perjuangan maupun kehidupannya yang dikenal
"keras". Selain mengisahkan jawara atau pendekar dunia persilatan,
juga dikenal cerita Nyai Dasima yang menggambarkan kehidupan zaman kolonial.
cerita lainnya ialah Mirah dari Marunda, Murtado Macan Kemayoran, Juragan Boing
dan yang lainnya.
Senjata
tradisional
Senjata khas Jakarta adalah bendo atau golok yang
bersarungkan dari kayu.
Rumah
tradisional
Rumah tradisional/adat Betawi adalah rumah kebaya
Nama : Hero Ramadhan
Kelas : 1IA03
NPM : 53416294
Senin, 02 Januari 2017
ILMU SOSIAL DASAR BAB - 10 ( Agama dan Masyarakat)
AGAMA DAN MASYARAKAT
dalam Ilmu Sosial Dasar
Secara etimologi, kata agama
berasal dari bahasa sanserketa, yang berarti dari akar kata gam artinya pergi .
Kemudian kata gam tersebut mendapat awalan "a" dan akhiran
"a". Maka terbentuklah kata agama yang artinya jalan. Maksudnya,
jalan untuk mencapai kebahagiaan. Secara terminology, agama adalah kepercayaan
kepada Tuhan yang dinyatakan dengan mengadakan hubungan-hubungan dia melalui
upacara, penyembahan, dan membentuk sikap hidup manusia menurut atau
berdasarkan ajaran agama itu.
Fungsi Agama
Menurut lembaga social, agama
merupakan bentuk perilaku manusia yang terlembaga. Dalam masyarakat ada tiga
aspek penting yaitu : Kebudayaan, system social dan kepribadian.
Teori fungsional dalam melihat
kebudayaan adalah wujud suatu kompleks dari ide - ide, gagasan, nilai - nilai,
norma - norma dan peraturan. Funsi kepribadian dalam hal ini merupakan suatu
dorongan kebutuhan yang kompleks dan kecendrungan bertindak.
Pemahaman mengenai filsafat
adalah pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat segala
yang ada, sebab, asal dan hukumnya. Sedangkan tinjauan filsafat dari hasil
pemikiran rasional, kritis, sistematis dan radikal tentang aspek-aspek agama
dan ajaran Islam.
Filsafat dan agama mempunyai
hubungan yang terkait dan reflesif dengan manusia, artinya keduanya alat
penggerak dan tenaga utama dalam diri manusia. Yang dikatakan alat penggerak
dan penggerak utama pada diri manusia adalah akal, pikiran, rasa, dan
keyakinan. Dengan alat ini manusia akan mencapai kebahagiaan bagi dirinya.
Agama menjadi petunjuk, pegangan serta pedoman hidup bagi manusia dalam
menempuh hidupnya dengan harapan penuh keamanan, kedamaian, kesejahteraan, dan
timbulah kepercayaan dan keyakinan.
Dalam hal fungsi, masyarakat dan
agama itu berperan dalam mengatasi persoalan-persoalan yang timbul di
masyarakat yang tidak dapat
dipecahakan secara empiris
karena adanya keterbatasan kemampuan dan ketidakpastian.
Oleh karena itu, diharapkan agama menjalankan
fungsinya sehingga masyarakat
merasa sejahtera, aman, stabil
dan sebagainya.
Pelembagaan Agama
Pelembagaan agama adalah suatu
tempat atau lembaga untuk membimbing, membina dan mengayomi suatu kaum yang
menganut agama.
Masyarakat tipe ini kecil,
terisolasi dan terbelakang. Anggota masyarakat menganut agama yang sama, oleh
karena itu keanggotaannyadalam masyarakat adalah sama. Agama menyusup kedalam
kelompok aktivitas yang lain, sifat-sifatnya yaitu :
- Agama memasukan
pengaruh yang sakral ke dalam sistem nilai masyarakat secara mutlak
- Dalam keadaan
lembaga lain selain keluarga relatif belum berkembang, agama jelas menjadi
fokus utama bagi pengintegrasian dan persatuan dari masyarakat secara
keseluruhan, dalam hal ini nilai-nilai agama sering meningkatkan konservatisme
dan menghalangi perubahan.
Fungsi Agama
Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem
yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang
Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan
manusia serta lingkungannya.
Émile Durkheim mengatakan bahwa agama adalah suatu sistem
yang terpadu yang terdiri atas kepercayaan dan praktik yang berhubungan dengan
hal yang suci. Kita sebagai umat beragama semaksimal mungkin berusaha untuk
terus meningkatkan keimanan kita melalui rutinitas beribadah, mencapai rohani
yang sempurna kesuciannya
Ada beberapa alasan tentang mengapa agama itu sangat penting
dalam kehidupan manusia, antara lain adalah :
Karena agama merupakan sumber moral
Karena agama merupakan petunjuk kebenaran
Karena agama merupakan sumber informasi tentang masalah metafisika.
Karena agama memberikan bimbingan rohani bagi manusia baik
di kala suka, maupun di kala duka.
Manusia sejak dilahirkan ke dunia ini dalam keadaan lemah
dan tidak berdaya, serta tidak mengetahui apa-apa sebagaimana firman Allah
dalam Q. S. al-Nahl (16) : 78
Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak
tahu apa-apa. Dia menjadikan untukmu pendengaran, penglihatan dan hati, tetapi
sedikit di antara mereka yang mensyukurinya.
Dalam keadaan yang demikian itu, manusia senantiasa
dipengaruhi oleh berbagai macam godaan dan rayuan, baik dari dalam, maupun dari
luar dirinya. Godaan dan rayuan daridalam diri manusia dibagi menjadi dua
bagian, yaitu
Godaan dan rayuan yang berysaha menarik manusia ke dalam
lingkungan kebaikan, yang menurut istilah Al-Gazali dalam bukunya ihya
ulumuddin disebut dengan malak Al-hidayah yaitu kekuatan-kekuatan yang berusaha
menarik manusia kepada hidayah ataukebaikan.
Godaan dan rayuan yang berusaha memperdayakan manusia kepada
kejahatan,yang menurut istilah Al-Gazali dinamakan malak al-ghiwayah, yakni
kekuatan-kekuatan yang berusaha menarik manusia kepada kejahatan
Disinilah letak fungsi agama dalam kehidupan manusia, yaitu
membimbing manusia kejalan yang baik dan menghindarkan manusia dari kejahatan
atau kemungkaran.
Fungsi Agama Kepada Manusia
Dari segi pragmatisme, seseorang itu menganut sesuatu agama
adalah disebabkan oleh fungsinya. Bagi kebanyakan orang, agama itu berfungsi
untuk menjaga kebahagiaan hidup. Tetapi dari segi sains sosial, fungsi agama
mempunyai dimensi yang lain seperti apa yang dihuraikan di bawah:
– Memberi pandangan dunia kepada satu-satu budaya manusia.
Agama dikatankan memberi pandangan dunia kepada manusia
kerana ia sentiasanya memberi penerangan mengenai dunia(sebagai satu
keseluruhan), dan juga kedudukan manusia di dalam dunia. Penerangan bagi pekara
ini sebenarnya sukar dicapai melalui inderia manusia, melainkan sedikit
penerangan daripada falsafah. Contohnya, agama Islam menerangkan kepada umatnya
bahawa dunia adalah ciptaan Allah SWTdan setiap manusia harus menaati Allah SWT
-Menjawab pelbagai soalan yang tidak mampu dijawab oleh
manusia.
Sesetangah soalan yang sentiasa ditanya oleh manusia
merupakan soalan yang tidak terjawab oleh akal manusia sendiri. Contohnya
soalan kehidupan selepas mati, matlamat
menarik dan untuk menjawabnya adalah perlu. Maka, agama itulah berfungsi
untuk menjawab soalan-soalan ini.
– Memberi rasa kekitaan kepada sesuatu kelompok manusia.
Agama merupakan satu faktor dalam pembentukkan kelompok
manusia. Ini adalah kerana sistem agama menimbulkan keseragaman bukan sahaja
kepercayaan yang sama, malah tingkah laku, pandangan dunia dan nilai yang sama.
– Memainkan fungsi kawanan sosial.
Kebanyakan agama di dunia adalah menyaran kepada kebaikan.
Dalam ajaran agama sendiri sebenarnya telah menggariskan kod etika yang wajib
dilakukan oleh penganutnya. Maka ini dikatakan agama memainkan fungsi kawanan
sosial
Fungsi Sosial Agama
Secara sosiologis, pengaruh agama bisa dilihat dari dua
sisi, yaitu pengaruh yang bersifat positif atau pengaruh yang menyatukan
(integrative factor) dan pengaruh yang bersifat negatif atau pengaruh yang
bersifat destruktif dan memecah-belah (desintegrative factor).
Pembahasan tentang fungsi agama disini akan dibatasi pada
dua hal yaitu agama sebagai faktor integratif dan sekaligus disintegratif bagi
masyarakat.
Fungsi Integratif Agama
Peranan sosial agama sebagai faktor integratif bagi
masyarakat berarti peran agama dalam menciptakan suatu ikatan bersama, baik
diantara anggota-anggota beberapa masyarakat maupun dalam kewajiban-kewajiban
sosial yang membantu mempersatukan mereka. Hal ini dikarenakan nilai-nilai yang
mendasari sistem-sistem kewajiban sosial didukung bersama oleh
kelompok-kelompok keagamaan sehingga agama menjamin adanya konsensus dalam
masyarakat.
Fungsi Disintegratif Agama.
Meskipun agama memiliki peranan sebagai kekuatan yang
mempersatukan, mengikat, dan memelihara eksistensi suatu masyarakat, pada saat
yang sama agama juga dapat memainkan peranan sebagai kekuatan yang
mencerai-beraikan, memecah-belah bahkan menghancurkan eksistensi suatu
masyarakat. Hal ini merupakan konsekuensi dari begitu kuatnya agama dalam
mengikat kelompok pemeluknya sendiri sehingga seringkali mengabaikan bahkan
menyalahkan eksistensi pemeluk agama lain.
Pelembagaan Agama
Pelembagaan agama adalah suatu tempat atau lembaga dimana
tempat tersebut untuk membimbing manusia yang mempunyai atau menganut suatu
agama.
dan melembagai suatu agama.
seperti di Indonesia pelembagaan agamanya seperti MUI, MUI
itu sendiri singkatan dari Majelis Ulama Indonesia,yang menghimpun para ulama
indonesia untuk menyatukan gerak langkah islam di Indonesia, MUI yang
melembagai atau membimbing suatu agama khususnya agama islam.
dengan kata lain pelembagaan agama adalah wadah untuk
menampung aspirasi-aspirasi di setiap masing-masing agama. ketika ada selisih
paham yang tidak sependapat dengan agama yang bersangkutan, maka masalah
tersebut di bawa ke pelembagaan agama, untuk di tindak lanjuti.dengan
memusyawarahkan masalah tersebut dan di ambil keputusan bersama dan di sepakati
bersama pula.
Agama, Konflik dan Masyarakat
Secara sosiologis, Masyarakat agama adalah suatu kenyataan
bahwa kita adalah berbeda-beda, beragam dan plural dalam hal beragama. Ini
adalah kenyataan sosial, sesuatu yang niscaya dan tidak dapat dipungkiri lagi.
Dalam kenyataan sosial, kita telah memeluk agama yang berbeda-beda. Pengakuan
terhadap adanya pluralisme agama secara sosiologis ini merupakan pluralisme
yang paling sederhana, karena pengakuan ini tidak berarti mengizinkan pengakuan
terhadap kebenaran teologi atau bahkan etika dari agama lain.
Sebagaimana yang dikemukakan oleh M. Rasjidi bahwa agama
adalah masalah yang tidak dapat ditawar-tawar, apalagi berganti. Ia
mengibaratkan agama bukan sebagai (seperti) rumah atau pakaian yang kalau perlu
dapat diganti. Jika seseorang memeluk keyakinan, maka keyakinan itu tidak dapat
pisah darinya. Berdasarkan keyakinan inilah, menurut Rasjidi, umat beragama
sulit berbicara objektif dalam soal keagamaan, karena manusia dalam keadaan
involved (terlibat). Sebagai seorang muslim misalnya, ia menyadari sepenuhnya bahwa
ia involved (terlibat) dengan Islam. Namun, Rasjidi mengakui bahwa dalam
kenyataan sejarah masyarakat adalah multi-complex yang mengandung religious
pluralism, bermacam-macam agama. Hal ini adalah realitas, karena itu mau tidak
mau kita harus menyesuaikan diri, dengan mengakui adanya religious pluralism
dalam masyarakat Indonesia.
Banyak konflik yang terjadi di masyarakat Indonesia
disebabkan oleh pertikaian karena agama. Contohnya tekanan terhadap kaum
minoritas (kelompok agama tertentu yang dianggap sesat, seperti Ahmadiyah)
memicu tindakan kekerasan yang bahkan dianggap melanggar Hak Asasi Manusia.
Selain itu, tindakan kekerasan juga terjadi kepada perempuan, dengan
menempatkan tubuh perempuan sebagai objek yang dianggap dapat merusak moral
masyarakat. Kemudian juga terjadi kasus-kasus perusakan tempat ibadah atau
demonstrasi menentang didirikannya sebuah rumah ibadah di beberapa tempat di
Indonesia, yang mana tempat itu lebih didominasi oleh kelompok agama tertentu
sehingga kelompok agama minoritas tidak mendapatkan hak.
Permasalah konflik dan tindakan kekerasan ini kemudian
mengarah kepada pertanyaan mengenai kebebasan memeluk agama serta menjalankan
ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan tersebut. Seperti yang kita ketahui
bahwa dalam UUD 1945, pasal 29 Ayat 2, sudah jelas dinyatakan bahwa setiap
warga negara memiliki hak yang sama dalam memeluk agama dan akan mendapat
perlindungan dari negara.
Pada awal era Reformasi, lahir kebijakan nasional yang
menjamin kebebasan beragama di Indonesia. Namun secara perlahan politik hukum
kebijakan keagamaan di negeri ini mulai bergeser kepada ketentuan yang secara
langsung membatasi kebebasan beragama. Kondisi ini kemudian menyebabkan
terulangnya kondisi yang mendorong menguatnya pemanfaatan kebijakan-kebijakan
keagamaan pada masa lampau yag secara substansial bertentangan dengan pasal HAM
dan konstitusi di Indonesia.
Hal ini lah yang dilihat sebagai masalah dalam makalah ini,
yaitu tentang konflik antar agama yang menyebabkan tindakan kekerasan terhadap
kaum minoritas dan mengenai kebebasan memeluk agama dan beribadah dalam konteks
relasi sosial antar agama. Penyusun mencoba memberikan analisa untuk menjawab
masalah ini dilihat dari sudut pandang kerangka analisis sosiologis: teori
konflik.
Konflik yang ada
dalam Agama dan Masyarakat
Di beberapa wilayah, integritas
masyarakat masih tertata dengan kokoh. Kerjasama dan toleransi antar agama
terjalin dengan baik, didasarkan kepada rasa solidaritas, persaudaraan,
kemanusiaan, kekeluargaan dan kebangsaan. Namun hal ini hanya sebagian kecil
saja karena pada kenyataannya masih banyak terjadi konflik yang disebabkan
berbagai faktor yang kemudian menyebabkan disintegrasi dalam masyarakat.
Banyak konflik yang terjadi di
masyarakat Indonesia disebabkan oleh pertikaian karena agama. Contohnya tekanan
terhadap kaum minoritas (kelompok agama tertentu yang dianggap sesat, seperti
Ahmadiyah) memicu tindakan kekerasan yang bahkan dianggap melanggar Hak Asasi
Manusia. Selain itu, tindakan kekerasan juga terjadi kepada perempuan, dengan
menempatkan tubuh perempuan sebagai objek yang dianggap dapat merusak moral
masyarakat. Kemudian juga terjadi kasus-kasus perusakan tempat ibadah atau
demonstrasi menentang didirikannya sebuah rumah ibadah di beberapa tempat di
Indonesia, yang mana tempat itu lebih didominasi oleh kelompok agama tertentu
sehingga kelompok agama minoritas tidak mendapatkan hak.
Permasalah konflik dan tindakan
kekerasan ini kemudian mengarah kepada pertanyaan mengenai kebebasan memeluk
agama serta menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan tersebut.
Seperti yang kita ketahui bahwa dalam UUD 1945, pasal 29 Ayat 2, sudah jelas
dinyatakan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama dalam memeluk agama
dan akan mendapat perlindungan dari negara.
Pada awal era Reformasi, lahir
kebijakan nasional yang menjamin kebebasan beragama di Indonesia. Namun secara
perlahan politik hukum kebijakan keagamaan di negeri ini mulai bergeser kepada
ketentuan yang secara langsung membatasi kebebasan beragama. Kondisi ini
kemudian menyebabkan terulangnya kondisi yang mendorong menguatnya pemanfaatan
kebijakan-kebijakan keagamaan pada masa lampau yag secara substansial
bertentangan dengan pasal HAM dan konstitusi di Indonesia.
Hal ini lah yang dilihat sebagai
masalah dalam makalah ini, yaitu tentang konflik antar agama yang menyebabkan
tindakan kekerasan terhadap kaum minoritas dan mengenai kebebasan memeluk agama
dan beribadah dalam konteks relasi sosial antar agama. Penyusun mencoba
memberikan analisa untuk menjawab masalah ini dilihat dari sudut pandang
kerangka analisis sosiologis: teori konflik.
Sumber :
Langganan:
Postingan (Atom)





